Curah hujan sangat berpengaruh terhadap potensi bencana banjir di
suatu wilayah. Apalagi jika hujan terjadi dengan intensitas tinggi atau deras
dan durasinya lama. Bukan hanya banjir, tetapi juga mengakibatkan tanah longsor.
Maka dari itu, baik dari Pemerintah ataupun masyarakat untuk selalu bersiap
dalam menghadapi maupun menanganginya jika terjadi.
Dalam hal menangani banjir dan tanah longsor bukan hanya saat
terjadi. Namun lebih baik saat belum terjadi atau mencegahnya. Mencegahnya
dapat dilakukan dengan cara menjaga lingkungan seperti tidak menebang pohon.
Hal ini karena hutan mempunyai daya resap dan tampung air hujan yang tinggi,
sehingga bila hujan besar terjadi sekalipun, maka sebagian besar air akan
diresapkan ke dalam tanah.
Jika masyarakat berada dilingkungan yang jauh dari hutan, atau
berada dikawasan dekat sungai yang alirannya sering tersumbat. Maka dari itu
jangan membuang sampah sembarangan di aliran sungai yang bisa menyebabkan
tersumbatnya sungai tersebut. Selain sungai, ada parit yang juga harus dijaga
agar tidak ada orang yang membuang sampah sembarangan ke saluran tersebut.
Pada dasarnya Hujan dimaknai sebagai karunia yang diberikan oleh
Yang Maha Kuasa untuk menyuburkan tanaman dan keberlangsungan makhluk hidup lainnya.
Tetapi pikiran akan hujan juga mengalami kontraproduktif dalam pikiran manusia
itu sendiri.
Di sisi lain hujan dimaknai sebagai suatu hal yang akan mengganggu
aktifitas manusia dalam melakukan kegiatan, contohnya bekerja. Jika bencana
alam sudah terjadi seperti masalah banjir, dimana banyak masyarakat yang
menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya kepada pemerintah untuk menanganinya.
Memang benar jika pemerintah juga salah satu penyebab banjir karna
kegiatan pembangunan-pembangunan atau infrastruktur lainnya yang harus dengan
merusak lingkungan seperti menebang hutan yang seharusnya bermanfaat dalam
penyerapan air hujan. Namun, sebagai masyarakat juga harus berfikir bijak dalam
berperilaku seperti yang saya jelaskan diatas untuk selalu membuang sampah pada
tempatnya merupakan bagian penting yang juga turut mencegah bencana banjir
terulang kembali.
Selain banjir, ada bencana alam lain seperti longsor pasti akan
terjadi manakala kita tidak merawat alam. Saat ini banyak penebangan pohon secara
liar yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab demi keuntungan
dari pohon yang dijual. Kerusakan alam yang akan kita tanggung di kemudian hari
bisa jadi lebih parah dari sekarang. Dimana kita dapat kehilangan sumber
kesegaran dan keindahan alam bagi kelangsungan hidup manusia dan hewan. Maka
dari itu kita sebagai makhuk yang berakal sepatutnya kita menjaga lingkungan
kita dengan cara merawatnya jangan sampai lingkungan yang seharusnya dijaga menjadi rusak sehingga menyebabkan
kerusakan yang dapat merugikan masyarakat yang ada dimuka bumi ini.
Adapun yang dapat dilakukan dalam merawat lingkungan agar terhindar
dari banjir yaitu dengan tidak membuang sampah sembarangan di sungai, buanglah
sampah ke tempat pembuangan sampah, menanam pohon lebih banyak di sekitar
rumah, dan rutin utnuk membersihkan selokan.
Oleh sebab itu, hal ini sangat penting untuk di perhatikan oleh setiap manusia, apalagi di bulan-bulan akhir tahun ini bencana alam seperti banjir sudah sangat sering terjadi, dimana curah hujan yang tidak mampu diimbangi dengan serapan tanah yang cukup dan apabila musim penghujan telah tiba maka masyarakat perlu untuk mempersiapkan diri apabila banjir akan terjadi dilingkungan mereka. Menjaga lingkungan perlu dengan tindakan maka jagalah lingkungan kita tetap bersih dan aman dan jangan merusaknya.
(Putri Diana Ningsih)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar