Rabu, 08 Desember 2021

Museum dari Sampah Plastik Ingatkan Besarnya Masalah Lingkungan di Indonesia.

 


Permasalahan sampah plastik sudah menahun hingga penyelesaiannya membutuhkan proses panjang dan keterlibatannya semua manusia. Banyak gerakan dari para aktivis lingkungan untuk mengurangi sampah yang sulit didaur ulang ini.

Dilansir dari Asia One, Selasa, 5 Oktober 2021, sejumlah aktivis lingkungan di Indonesia membuat museum yang keseluruhannya terbuat dari plastik. Pameran tersebut berlangsung di ruang terbuka di daerah Gresik, Jawa Timur. 

Butuh tiga bulan lamanya untuk mengumpulkan dan membangun instalasi yang menggunakan lebih dari 10.000 sampah plastik, mulai dari botol, tas, sachet, dan sedotan plastik yang dikumpulkan dari sungai dan pantai yang tercemar. Instalasi dimulai dari terowongan 4444 sepanjang 10 meter.

Terowongan itu dibangun dari sampah plastik yang dikumpulkan dari beberapa sungai sekitar Gresik selama tiga tahun. Pada bagian tengah pameran berdiri patung Dewi Sri, dewi kemakmuran yang diyakini oleh masyarakat Jawa. Rok panjang Dewi Sri terbuat dari sachet barang-barang rumah tangga sekali pakai.

“Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat untuk menghentikan penggunaan plastik sekali pakai,” ujar Prigi Arisandi, pendiri museum. “Plastik sangat sulit didaur ulang. Mulai hari ini, kita harus berhenti menggunakan plastik sekali pakai karena akan mencemari laut, yang juga merupakan sumber makanan kita,” tambahnya.

Permasalahan plastik sangat mendesak di Indonesia, negara kepulauan yang menempati urutan kedua setelah Tiongkok dalam hal banyaknya volume plastik yang berakhir di lautan. Data tersebut berdasarkan artikel yang berjudul ‘Plastic Waste Inputs From Land Into The Ocean’ yang ditulis oleh Jenna R. Jambeck pada 2015. Disebutkan bahwa jumlah sampah plastik laut Indonesia mencapai 0.48–1.29 juta metrik ton per tahun.

Bersama dengan Filipina dan Vietnam, keempat negara tersebut bertanggung jawab atas lebih dari separuh sampah plastik di lautan. Indonesia telah berupaya untuk mengatur regulasi penggunaan kemasan plastik dan telah membuahkan hasil.

(Nabilatus Zahro)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hijau Alamku, Damai Jiwaku

Pesona alam indah nan hijau yang terhampar luas di bumi Indonesia, memberikan gambaran kesuburan dan kekayaan. Hijaunya alam itu juga member...